Metro nasional.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memberikan pembinaan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pimpinan Yayasan Mitra Badan Gizi Nasional (BGN), Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula PDAM Tirta Dharma Purbaya Kabupaten Madiun itu dihadiri langsung Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Forkopimda, Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, kepala OPD terkait, Direktur PDAM Imansyah Novianto, serta jajaran kepala SPPG dan BGN.
Dalam forum tersebut, Bupati Madiun menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dari agenda nasional yang harus dijalankan serius sesuai standar operasional prosedur Badan Gizi Nasional.
“Ini tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Anak-anak harus sehat agar mampu mencapai cita-cita mereka. Layanan SPPG harus sesuai SOP Badan Gizi Nasional,” tegas Mas Hari Wur.
Ia juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar menjaga disiplin dan komitmen dalam menjalankan program MBG. Menurutnya, program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu harus benar-benar memberi dampak nyata, termasuk menggerakkan ekonomi lokal.
“Salah satunya memakai produk air mineral dari PDAM ‘Yo Iki’. Ini juga salah satu bentuk kolaborasi sinergi antar instansi,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Bapperida Sodik Hery Purnomo melaporkan, hingga Mei 2026 terdapat 55 SPPG aktif di Kabupaten Madiun yang melayani 142.638 penerima manfaat. Selain itu, satu SPPG masih tahap persiapan dan enam SPPG aset pemerintah daerah sedang dalam proses pembangunan.(Anwar)
