Ticker

6/recent/ticker-posts

Semangat HKG PKK Ke-54, Kabupaten Madiun Kuatkan Gotong Royong dari Keluarga

.      Fhoto|metro nasional|Redaksi|masto


Metro nasional.Madiun – Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 Tahun 2026 di Pendopo Muda Graha, Kamis (21/5/2026). Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045,” kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan peran keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa sekaligus peluncuran Pilot Project Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Ny. Erni Hari Wuryanto, S.E., menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan ketahanan bangsa.

“Peringatan HKG PKK Ke-54 Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan pengabdian kader PKK dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Melalui penguatan 10 Program Pokok PKK serta sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, kami optimistis PKK mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. PKK harus hadir sebagai solusi dan penggerak pembangunan berbasis keluarga di setiap tingkatan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun, Dr. Purnomo Hadi, M.H., menekankan bahwa PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki landasan kuat dalam mendukung pembangunan masyarakat.

“PKK ini sebagai pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Dalam HKG PKK ke-54 ini bagaimana kita mengenal 10 Program Pokok PKK yang dikolaborasikan dan disinergikan dengan visi misi Presiden melalui Asta Cita. Kalau ada sinergi dan kolaborasi pemerintah dengan PKK, insya Allah Indonesia Emas 2045 akan tercapai,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti transformasi pelayanan Posyandu yang kini tidak lagi hanya fokus pada ibu hamil dan balita, tetapi menjangkau seluruh kelompok usia.

“Kalau dulu Posyandu hanya memberikan atensi kepada ibu hamil dan balita, sekarang seluruh kelompok usia mulai ibu hamil, balita, usia sekolah, usia produktif hingga lansia menjadi sasaran pelayanan. Dengan adanya enam SPM terhadap Posyandu ini semoga semakin memberikan motivasi dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Peringatan HKG PKK Ke-54 ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemberian penghargaan kepada kader berprestasi. Momentum tersebut sekaligus menegaskan bahwa PKK bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan motor penggerak pembangunan berbasis keluarga hingga tingkat paling bawah masyarakat.((Anwar)