Metro nasional.MADIUN – Suasana haru dan kebanggaan mewarnai Purnawiyata Angkatan Tahun Pelajaran 2025/2026 MIN 2 Kota Madiun yang digelar di Aula Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (11/6/2026). Sebanyak 199 murid mengikuti prosesi purnawiyata didampingi orang tua masing-masing.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, SH., M.Ak selaku Ketua Komite MIN 2 Kota Madiun, Kepala MIN 2 Kota Madiun Mujiono, S.Pd., M.Or, Ketua Panitia Siswo Setiyawan, S.Pd., serta para guru dan tenaga pendidik.
Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto mengajak seluruh siswa untuk senantiasa mendoakan para guru yang telah membimbing mereka selama enam tahun terakhir.
Mengawali sambutannya, Bupati Madiun mengajak semua siswa/wi untuk mendoakan bapak ibu guru MIN 2 Kota Madiun agar senantiasa sehat, diberikan kesabaran dan rezeki yang berlimpah. Bupati juga meminta para guru memaafkan apabila selama menempuh pendidikan terdapat kesalahan yang dilakukan para siswa.
Menurutnya, doa dan keikhlasan para guru merupakan bagian penting dalam perjalanan hidup anak-anak menuju masa depan yang lebih baik.
“Saya pesan kepada anak-anak, tolong diperhatikan bimbingan yang sudah diberikan oleh bapak ibu guru selama 6 tahun ini. Sekarang kalian sudah baliq, jangan tinggalkan sholat. Kami berharap alumni MIN 2 tidak melupakan sekolahnya ini, karena MIN 2 Kota Madiun sebuah pondasi, kalau pondasi kuat maka kedepan anak menjadi orang yang sukses,” ungkap Bupati Madiun.
“Kepada anak-anakku, selalu berbuat baiklah dimanapun berada, meskipun tidak dianggap oleh orang lain,” tambah Bupati Hari Wur.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter, akhlak, dan konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai kebaikan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Hari Wur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan masjid MIN 2 Kota Madiun di Kampus III. Ia berharap keberadaan masjid tersebut kelak menjadi pusat pembinaan karakter dan spiritual bagi para siswa.
“Kalau nanti anak-anak MIN 2 Kota Madiun menjadi orang yang sukses, jangan sampai lupa dan harus membantu MIN 2 Kota Madiun. Jangan jadi anak yang malas, karena saat ini awal anak-anakku semua untuk berjuang menjadi anak-anak yang sukses,” pesan Bupati Madiun.
Bupati juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan MIN 2 Kota Madiun karena telah mengemban amanah sebagai Ketua Komite sejak tahun 2005 hingga saat ini.
Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, purnawiyata ini bukan sekadar seremoni pelepasan siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi penanda bahwa pendidikan sejati tidak berhenti pada kelulusan, melainkan berlanjut dalam bentuk pengabdian, akhlak yang baik, dan semangat untuk terus belajar.
Bagi 199 murid yang hari itu resmi menuntaskan pendidikan dasar mereka, bekal yang dibawa pulang bukan hanya ijazah dan kenangan, tetapi juga pesan sederhana yang terus relevan sepanjang zaman: menghormati guru, menjaga ibadah, berbuat baik kepada sesama, dan tidak melupakan tempat di mana pondasi kehidupan mereka dibangun.{Anwar}
