Metro nasional.MADIUN – Suasana haru dan penuh syukur mewarnai Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Minggu (7/6/2026), saat Pemerintah Kabupaten Madiun menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Madiun Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penyambutan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, SH, M.Ak beserta istri, Wakil Bupati beserta istri, Sekretaris Daerah, Forkopimda, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madiun, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, organisasi keagamaan, serta keluarga jemaah yang telah menanti kedatangan sanak saudara mereka dari Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji Kabupaten Madiun dalam keadaan selamat dan lengkap.
"Pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Madiun. Alhamdulillah, sesuai laporan yang kami terima, jemaah haji Kabupaten Madiun tahun ini berangkat dengan selamat dan pulang dengan selamat serta lengkap," ujarnya.
Bupati berharap seluruh jemaah mampu menjaga kemabruran hajinya serta menjadi teladan di tengah masyarakat setelah kembali ke tanah air.
"Mohon doa yang ikhlas dari seluruh jemaah agar Kabupaten Madiun menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, masyarakatnya guyub rukun, serta mampu mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja, yaitu Bersih, Sehat, dan Sejahtera," tambahnya.
Keberhasilan kepulangan jemaah secara lengkap menjadi kabar menggembirakan bagi Pemerintah Kabupaten Madiun. Menurut Bupati, kondisi tersebut tidak lepas dari koordinasi dan pemantauan yang dilakukan selama proses penyelenggaraan ibadah haji berlangsung.
"Alhamdulillah, kita wajib bersyukur karena seluruh jemaah pulang dengan selamat. Kami selalu memantau perkembangan jemaah setiap hari melalui laporan panitia. Memang ada beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, namun berkat penanganan panitia dan petugas di Makkah maupun Madinah, semuanya dapat diatasi dengan baik sehingga para jemaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat," kata Bupati.
Ia juga berpesan kepada masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji agar mempersiapkan diri dengan matang, baik secara spiritual maupun fisik.
"Menunaikan ibadah haji membutuhkan kesabaran. Yang terpenting adalah meluruskan niat dan mengikhlaskannya karena ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, melaporkan bahwa jemaah yang telah tiba berasal dari Kloter 24 dan Kloter 25.
"Kepulangan jemaah haji sudah terjadwal sehingga pemerintah daerah dapat mempersiapkan proses penyambutan dengan baik. Untuk hari ini, Kloter 24 berjumlah 374 jemaah dan Kloter 25 berjumlah 77 jemaah. Kepulangan kloter berikutnya akan terus kami pantau sesuai jadwal yang telah ditetapkan," jelasnya.
Meski seluruh jemaah telah tiba di daerah asal dengan selamat, terdapat dua jemaah yang masih menjalani perawatan medis.
"Untuk Kloter 24 dan 25 terdapat dua orang jemaah yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Dungus dan RSUD Caruban. Kami terus memantau kondisi keduanya agar segera pulih," pungkasnya.{Anwar}
Kepulangan Kloter 24 dan Kloter 25 menjadi momentum penuh syukur bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun berharap para jemaah dapat menjadi haji yang mabrur, sekaligus membawa keberkahan bagi keluarga, lingkungan, dan pembangunan daerah.
