Metro nasional.PAMEKASAN –Tradisi Petik Laut di Desa Polagan tahun 2026 kembali digelar dengan penuh kemeriahan sebagai salah satu agenda budaya terbesar dan paling dinanti oleh masyarakat setempat. Kegiatan sakral ini berlangsung pada Rabu, 18 Juli 2026, menjadi momentum paling berharga bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para nelayan, untuk mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelimpahan hasil laut sekaligus memanjatkan doa tulus demi keselamatan dan perlindungan senantiasa saat mereka berlayar.
Sebagai warisan luhur yang telah diwariskan secara turun-temurun dari leluhur, Petik Laut menjadi identitas yang tak terpisahkan dari kehidupan dan karakter masyarakat pesisir di sana. Kemegahan prosesi ini tampak jelas dari arak-arakan perahu nelayan yang dihias indah dengan beragam ornamen dan warna-warni yang memukau, diiringi berbagai ritual adat yang sarat makna filosofis sebagai wujud penghormatan tulus terhadap laut yang menjadi sumber kehidupan utama bagi mereka.
Kepala Desa Polagan, Siswaji, menyampaikan rasa bahagia dan kebanggaannya yang luar biasa atas terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan sangat gembira dapat menghibur dan mempersatukan seluruh masyarakat, khususnya warga di lingkungan Desa Candi Utara dan sekitarnya, dalam suasana kebersamaan yang hangat dan penuh sukacita melalui perayaan tradisi yang agung ini.{Lukman}
